Soroti Program Masih Konseptual, Debat Wihdah PPMI Mesir Tantang Kandidat Berikan Langkah Taktis

Soroti Program Masih Konseptual, Debat Wihdah PPMI Mesir Tantang Kandidat Berikan Langkah Taktis

ksmrmesir.org — Debat Calon Ketua Wihdah PPMI Mesir periode 2026-2027 yang berlangsung di Aula KMNTB, Hay Sabi’, Kairo, pada Rabu (29/7) mewarnai dinamika demokrasi organisasi dengan sorotan tajam terhadap substansi program para kandidat. Sejumlah korespondensi mendesak kedua calon ketua untuk segera bergeser dari wacana abstrak dan menyajikan langkah-langkah kerja yang lebih taktis, terukur, serta realistis agar gagasan yang ditawarkan benar-benar dapat diwujudkan, bukan sekadar janji di atas kertas.


Kritik mendasar ini mencuat di tengah pemaparan visi dan misi dari kedua kandidat, yakni Badrul Novis (Kandidat 1) dan Ananda Putri Aqila (Kandidat 2). Meski kedua calon dinilai mampu merespons berbagai tantangan dengan tenang, percaya diri, dan argumentatif, para panelis menilai rancangan program yang dipresentasikan masih cenderung berada pada tataran konseptual dan membutuhkan formula eksekusi yang lebih konkret untuk menjawab kebutuhan riil anggota.


Dalam forum tersebut, Badrul Novis mengusung visi “Mewujudkan Wihdah PPMI Mesir sebagai ruang aman, pemberdaya, progresif, dan kolaboratif” dengan tiga misi utama yang berfokus pada efektivitas pemberdayaan masisirwati, perluasan jejaring internal-eksternal, serta penguatan fungsi pendampingan yang responsif. Sementara itu, Ananda Putri Aqila menawarkan visi “Mewujudkan Wihdah sebagai rumah berdaya yang mengedepankan nilai inspiratif, kolaboratif, dan progresif” melalui misi penciptaan ruang bertumbuh yang berprestasi, optimalisasi sinergi lintas elemen, serta penumbuhan budaya berbagi ilmu.


Guna menguji serta mempertajam gagasan kedua kandidat, debat yang dihadiri oleh Ketua Wihdah periode 2022-2023 dan seorang psikolog ini menghadirkan lima korespondensi dari pelbagai latar belakang. Kehadiran para evaluator tersebut memberikan bobot tersendiri melalui rentetan pertanyaan kritis dan masukan mendalam yang mendorong kedua calon untuk membuktikan kapasitas berpikir praktis di balik tawaran besarnya.


Melalui penekanan pada aspek eksekusi program ini, debat di pengujung Juli tersebut diharapkan tidak hanya menjadi panggung adu retorika, tetapi juga kompas bagi seluruh anggota Wihdah PPMI Mesir untuk memilih pemimpin berdasarkan keberlanjutan gagasan, integritas, dan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil nyata.


Reporter: Arifatul Azizty

Editor: Yahyo Lincoln

Soroti Program Masih Konseptual, Debat Wihdah PPMI Mesir Tantang Kandidat Berikan Langkah Taktis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *