Sempat Unggul, Lancang Kuning Dipaksa Tunduk 1–3 oleh Toba FC di Final Sumatra Cup
ksmrmesir.org — Toba FC keluar sebagai juara Sumatra Cup 2026 setelah mengalahkan Lancang Kuning dengan skor 3–1 pada final yang digelar pada Ahad (26/4) di Lapangan Wafa El Amal, Kairo.
Lancang Kuning sebenarnya tampil dominan sejak awal dengan penguasaan bola lebih baik dan serangan yang banyak dibangun melalui Ramelza dan Hariri. Namun, efektivitas menjadi pembeda dalam laga ini.
Lancang Kuning sempat unggul lebih dulu pada babak kedua lewat gol Dayat di menit ke-31, memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas Ramelza. Keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Toba FC menyamakan kedudukan tiga menit kemudian melalui Syadam.
Toba FC kemudian berbalik unggul menjadi 2–1 lewat gol Farel di menit ke-49. Lancang Kuning memiliki peluang emas untuk menyamakan skor, namun gagal dimanfaatkan. Situasi pertandingan sempat memanas akibat pelanggaran keras yang berujung kartu kuning bagi pemain Toba FC.
Toba FC akhirnya memastikan kemenangan melalui gol ketiga yang dicetak Husein pada menit ke-55.
Meski kalah, Lancang Kuning menunjukkan performa solid dengan dominasi permainan dan sejumlah peluang yang tercipta. Namun, penyelesaian akhir dan faktor fisik menjadi kendala utama.
Pelatih Lancang Kuning, Ahmad, mengakui hasil tersebut di luar harapan, namun tetap mengapresiasi perjuangan tim.
“Ini bukan hasil yang kita inginkan, tapi tim sudah memberikan yang terbaik. Ke depan kita akan evaluasi, terutama dari sisi fisik,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Toba FC tampil sebagai tim paling efektif di final, sementara Lancang Kuning harus puas sebagai runner-up dan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi untuk musim berikutnya.
Reporter: Salwa El Mumtaza
Editor: M. Azra El Falah