JOURNEXT: Digital Fortress, Membangun Kesadaran Keamanan Siber bagi Media Massa Masisir
ksmrmesir.org (30/6) — PPMI Mesir berkolaborasi dengan KBRI Cairo menyelenggarakan seminar JOURNEXT: Digital Fortress (Website and Cyber Hygiene) pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 10.00 CLT di Aula KBRI Kairo. Seminar ini mengangkat tema keamanan informasi di era digital, sebuah isu yang semakin penting bagi media massa dalam menjaga keotentikan, kredibilitas, dan keamanan informasi yang disampaikan kepada publik.
Penyelenggaraan seminar ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman kejahatan siber yang menyasar media massa. Sebelumnya, PPMI juga telah mengadakan seminar bertema media massa. Namun, setelah salah satu media Masisir mengalami serangan siber, PPMI memandang perlu menghadirkan pembelajaran yang lebih spesifik mengenai keamanan siber. Melalui seminar ini, PPMI berharap dapat meningkatkan kesadaran media massa terhadap pentingnya keamanan digital sekaligus memberikan solusi dalam pengelolaan situs pemberitaan yang aman.
Di era digital, penguasaan terhadap pengelolaan website dan penyebaran informasi melalui media daring adalah sebuah kebutuhan yang bersifat fundamental. Dalam dunia diplomasi dan politik, media juga memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik. Hal tersebut disampaikan oleh M. Arif Ramadhan, Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kairo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perang pada masa kini juga terjadi di ruang informasi, sehingga media memiliki peran besar dalam memengaruhi opini serta kondisi psikologis masyarakat.
Sebagai penyampai informasi kepada publik, media massa memiliki tanggung jawab untuk menjaga keaslian dan keamanan informasi yang diberitakan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai keamanan siber menjadi bekal penting bagi insan media, termasuk pelajar Al-Azhar yang mengemban amanah dalam menyampaikan informasi secara benar dan bertanggung jawab.
Seminar ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai media massa Masisir, baik media kekeluargaan maupun media independen. Melalui perwakilan tersebut, PPMI berharap materi yang diperoleh selama seminar dapat diteruskan kepada masing-masing redaksi sehingga semakin banyak pengelola media memahami pentingnya keamanan siber, tata kelola website yang baik, serta langkah-langkah mencegah kejahatan siber.
Materi seminar disampaikan langsung oleh Raden Hani Setia Mulyani, Pejabat Komunikasi KBRI Kairo. Beliau memiliki pengalaman panjang di bidang komunikasi dan diplomasi, dengan riwayat penugasan di KBRI Wina (Austria), KBRI Senegal, hingga KBRI Kairo. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membagikan wawasan mengenai pengelolaan informasi dan keamanan siber kepada para peserta.
Dalam pemaparannya, Ibu Hani memperkenalkan berbagai bentuk ancaman keamanan informasi di dunia digital, seperti phishing, ransomware, dan berbagai jenis serangan siber lainnya. Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) turut dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melakukan serangan yang semakin kompleks. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengenali tanda-tanda awal serangan, seperti alamat email yang mencurigakan, kesalahan penulisan (typo), hingga berbagai contoh modus penipuan digital.
Tidak hanya membahas ancaman, seminar ini juga memberikan berbagai langkah preventif untuk menjaga keamanan informasi. Peserta memperoleh penjelasan mengenai praktik pengamanan data, cara menghindari serangan rekayasa sosial (social engineering), serta berbagai langkah yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keamanan perangkat dan sistem informasi.
Melalui seminar JOURNEXT: Digital Fortress, PPMI Mesir dan KBRI Kairo berharap kesadaran media massa Masisir terhadap pentingnya keamanan informasi semakin meningkat. Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat, media massa dituntut tidak hanya menyajikan informasi yang akurat, tetapi juga memastikan keamanan serta keaslian informasi dari berbagai ancaman siber sebelum sampai kepada pembaca.
Reporter: Muhammad Haidar Rauf
Editor: Yahyo Lincoln