Unjuk Kebolehan pada Wisuda Musim Kedua: Ruwaq Riau Tunjukkan Keberhasilan dalam Mendidik

ksmrmesir.org — Ruwaq Riau kembali menunjukkan keberhasilannya dalam membina para pelajar melalui Wisuda Ruwaq Riau Musim Kedua. Keberhasilan tersebut terlihat jelas dari kemampuan para wisudawan menjawab berbagai pertanyaan penguji dalam sesi demonstrasi yang digelar pada Senin (24/11). Momentum bersejarah ini turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur KSMR, Dewan Konsultatif KSMR, serta para tamu undangan.

Direktur Ruwaq Riau, Icin Saputra, Lc. Dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan agar melanjutkan perjuangan dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
“Kami sampaikan kepada teman-teman semua, jangan cukupkan sampai di Ruwaq Riau. Kalau bisa, tambah lagi dan lagi. Ini baru awal proses kalian, maka jangan berhenti atau berhenti pada satu titik. Lanjutkan perjuangan, lanjutkan ilmu yang kalian dapat, dan amalkan apa yang sudah dipelajari,” ucapnya.

Penampilan para wisudawan dalam sesi demonstrasi mendapat apresiasi meriah dari para hadirin. Mereka berhasil menjawab berbagai macam pertanyaan penguji mulai dari Fikih, Mantiq, Sorogan, hingga Al-Qur’an dengan sangat baik. Hal ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Ruwaq Riau telah membuahkan hasil yang membanggakan.

Menurut Abdur Rahim Aufa, selaku panitia acara, demonstrasi pada musim kedua ini lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya.
“Tahun lalu demonstrasinya hanya Sorogan, Al-Qur’an, dan Fikih. Tapi hari ini ada Mantiq nya. Tahun lalu tidak ada Mantiq, sekarang ada,” ungkapnya dalam sesi wawancara.

Pada akhir acara, para wisudawan dan wisudawati menerima sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan dedikasi mereka selama mengikuti proses belajar di Ruwaq Riau. Para pengajar pun turut menerima penghargaan atas kontribusi dan pengabdian mereka.

Diharapkan Ruwaq Riau terus menjadi ladang pembekalan ilmu dan wadah belajar mengajar yang berkualitas, demi menjaga warisan agama dan mencetak generasi yang berilmu serta beradab.

Penulis: Muhammad Wafiq Athillah
Editor: Muhammad Yahya Abdurrahman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *