Yang Katanya Kuat
Oleh: Arifatul Azizty
Pada anak yang dididik mandiri
Dijadikannya jiwa yang kuat
Raga yang sehat
Serta hati yang murni berkali-kali lipat
Dia ingin mengatakan pada dunia
“Bolehkan aku menangis?”
Bolehkah aku menangis pada jiwa yang katanya kuat ini?
Bolehkah aku mengadu pada dunia yang memberiku jatuh dan bangun?
Di manakah orang yang mengatakan itu?
Ia bilang aku adalah manusia hebat nan kuat
Apakah mereka pernah melihat?
Di Balik sosok yang kuat,
Terdapat jiwa yang lemah nan rapuh jua
Aku adalah manusia!
Bukan gatot kaca.
Terimakasih telah menjadikanku ‘pahlawan’ bagimu
Namun sekarang,
Aku butuh pelukan
Bukan pujian
Berikan kepadaku sepotong sejadah
Aku akan kembali pada yang sepatutnya kau sebut “Maha Perkasa”