Karya: Rahmadani Eka Putri
Guratan ukiran yang semakin pudar
Sepi, riuh, dingin, diam
Bergelut dalam tatapan kosong
mengenang pilu penyesalan
Apa waktu tetap tak mengizinkan aku melewati batasnya?
Tertatih, tak beralas kaki
menyusuri kekuningan cahaya lembut
Silau, sosok usang melambai
“Hah… kau? Kau, ibuku…”
Terkulai lemas menopang rindu
runtuh, tak menyangka
Desau angin melenggok nyaman dihela napas
seakan menampar, menyadarkan
Tak bergeming, kelu, bibir terisak lirih
Ibu…
Aku rindu…

