ksmrmesir.org – Selasa (18/11) dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK) yang ke-33, PMIK mengadakan Bincang Buku Akbar yang bertempat di Dominican Library, Cairo. Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan eksternal Harlah yang bertujuan memperluas wawasan literasi para mahasiswa Indonesia di Mesir.
Dalam sesi wawancara, Muhammad Yahya Abdurrahman, selaku Wakil Kepala PMIK, menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut. “Acara bincang buku yang kita adakan di Maktabah Dominican ini merupakan bagian dari kegiatan eksternal Harlah PMIK ke-33. Sekaligus untuk mengenalkan Dominican Library kepada masisir, karena ternyata masih banyak yang belum mengetahui keberadaan perpustakaan ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi bincang buku yang dibagi menjadi lima kelompok diskusi. Setelah itu, peserta melanjutkan kegiatan dengan sesi pengenalan perpustakaan yang dipandu oleh staf Dominican Library.
Usai diskusi buku, peserta diajak berkeliling perpustakaan oleh Mattheus, seorang staf berkebangsaan Prancis yang memandu tur internal Dominican Library. Dalam tur tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai sejarah perpustakaan, koleksi yang dimiliki, serta sistem penyimpanannya.
Salah satu momen paling menarik adalah ketika peserta diperbolehkan memasuki closed stacks—ruang penyimpanan tertutup yang biasanya hanya boleh diakses staf. Dengan syarat tidak menyentuh buku apa pun dan tetap dalam pengawasan dua petugas, peserta dapat melihat langsung ribuan koleksi langka yang tersimpan rapi di ruangan bawah tanah tersebut.
Mattheus menjelaskan bahwa perpustakaan ini menyimpan berbagai susunan kitab, jurnal, dan koleksi akademik dari berbagai negara seperti Prancis, Lebanon, dan Saudi Arabia. Ia menambahkan bahwa salah satu koleksi terbanyak di ruangan tersebut adalah karya-karya Ibn Taymiyyah, disamping banyaknya buku-buku bidang Islamic Studies, Philosophy, dan Tasawuf.
Menurut keterangan panitia pelaksana, beberapa senior juga menyampaikan bahwa koleksi buku baru di Dominican Library dinilai lebih lengkap dibandingkan dengan Darul Kutub, salah satu perpustakaan terbesar di Mesir. Penilaian tersebut menggambarkan tingginya kualitas kurasi dan kelengkapan koleksi yang dimiliki Dominican Library, sehingga menjadikan kunjungan ini sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta.
Dengan adanya kegiatan ini, PMIK berharap minat literasi mahasiswa Indonesia semakin meningkat, sekaligus memperluas akses dan pengetahuan mereka terhadap perpustakaan-perpustakaan internasional yang ada di Cairo.
Reporter: Muhammad Yahya Abdurrahman
Editor: Raihana Salsabila


